08563040227 / 08388259788

Artikel

Kestabilan Dimensi Part Setelah Molding 5

Aris Yuswinanto January 17, 2013 0 Comment

Part dengan dinding yang sangat tebal akan memberikan beberapa tantangan yang lebih signifikan lagi hanya karena waktu yang dibutuhkan untuk keseluruhan part untuk menjadi lebih dingin perlu untuk diperpanjang. Hal ini akan menjadi masalah untuk bahan semi-kristal, dimana penyusutan sangat berkaitan dengan proses kristalisasi. Region kristal sangatlah teratur dan konsekuensinya molekul kristal akan menempati volum ruangan yang lebih kecil dari pada region amorf. Sebuah postulat yang biasa dipergunakan bahwa dengan peningkatan derajat kristalinitas maka akan terjadi pula peningkatan derajat penyusutan.

Jika Anda ingin merasakan besarnya hubungan ini, maka cobalah untuk melihat nilai yang tertera pada data sheet bahan PEEK (poli etil etil keton). Polimer jenis ini memiliki waktu pengkristalan yang sangat lambat dan karenanya dapat diproduksi baik sebagai bahan amorf maupun bahan semi-kristal, hal yang berbeda selanjutnya adalah bergantung pada laju pendinginan yang digunakan. Berat jenis dari bahan PEEK yang amorf adalah 1,26 g/cc sedangkan untuk yang semi-kristal adalah 1,30 g / cc. Ini adalah perbedaan 3,2% dan dapat menyebabkan perbedaan penyusutan sebesar 0.015 inchi/inchi.

Tetapi bahkan part dengan ketebalan dinding yang tipikal, akan didapatkan bahwa ada beberapa bahan semi-kristalin yang tampaknya tidak mengikuti aturan ini. Part yang dibuat dari bahan ini akan terus berubah dalam hitungan hari dan bukan dalan hitungan jam. Sementara kebanyakan perubahan akan mengakibatkan part mengalami penyusutan dimensi ketika terjadi proses pendingingan menjadi lebih kecil, namun pada kenyataanya akan ada beberapa keadaan di mana ukuran part akan menjadi lebih besar. Alasan untuk perilaku ini tampaknya memanglah anomali, dan bagaimana untuk mengatasi tantangan yang terkait dengan hal anomaly ini, akan menjadi subjek dari Bagian selanjutnya.

Share

Related posts:

  1. Kestabilan Dimensi Part Setelah Molding 1
  2. Kestabilan Dimensi Part Setelah Molding 2
  3. Kestabilan Dimensi Part Setelah Molding 3
  4. Kestabilan Dimensi Part Setelah Molding 4
  5. Proses Cooling Pada Material Polimer Semi Kristalin – 1

About Aris Yuswinanto

Founder IndoPolimer dan sekaligus adalah Polyethylene dan Polypropylene Specialist, berpengalaman 6 tahun dalam desain produk plastik dan mesin troubleshooting terutama proses yang menggunakan material resin polyethylene (HDPE, MDPE, LDPE, LLDPE). Saat ini Aris bekerja sebagai Process Engineer (sebelumnya adalah Technologist) di perusahaan produsen resin Polyethylene pertama dan terbesar di Indonesia.









Twitter update